Ad

ad728
  • News

    Review Novel Hyouka

    Review Novel Hyouka ditulis oleh: Meylani.Aryanti. Hyouka adalah salah satu novel misteri Jepang yang sangat menarik. Berikut ini aku akan menyajikan review novel karya Yonezawa Honobu ini. ...
    Estimasi waktu baca artikel ini adalah: . Selamat Membaca..

    Hyouka adalah salah satu novel misteri Jepang yang sangat menarik. Berikut ini aku akan menyajikan review novel karya Yonezawa Honobu ini.

    Sepertinya aku sudah begitu jatuh cinta pada karya tulis dari penulis-penulis asal Negeri Sakura. Masalahnya, jalan cerita yang disajikan dalam novel-novel terjemahan Jepang selalu sangat menarik. Karakter-karakternya pun membuat jatuh hati. Tidak terkecuali novel berjudul Hyouka karya Yonezawa Honobu ini. Yuk, simak dulu indentitas lengkap novel ini.


    Judul: Hyouka
    Penulis: Yonezawa Honobu
    Penerjemah: Andry Setiawan
    Penerbit: Penerbit Haru
    Cetakan Ke: 4
    Tahun Terbit: 2018
    Tebal: 244 hlm
    Harga: Rp.69.000


    Oreki Hotaro adalah pemuda hemat energi. Motonya adalah "kalau tidak butuh dikerjakan, lebih baik tidak dikerjakan. Kalau harus dikerjakan, sebisanya saja." Hanya saja, semua itu berubah saat dia terpaksa bergabung dengan Klub Sastra Klasik. Chitanda Eru, gadis dengan rasa penasaran yang tinggi, mengubah hari-hari Hotaro, dan dia harus memecahkan misteri demi misteri yang terjadi di sekitar mereka. Gara-gara Chitanda, mereka dihadapkan pada kasus 33 tahun yang lalu. Hanya saja, petunjuk mereka hanyalah sebuah antologi berjudul Hyouka.

    Aku suka bagaimana Hotaro membuka novel ini dengan penggambaran soal hidup di masa SMA yang penuh dengan warna. Hotaro sendiri bukanlah sosok yang bisa berwarna cerah seperti anak-anak yang lain di sekolahnya. Meski terkesan membosankan, tapi Hotaro ini adalah remaja yang sangat cerdas. Dia bukanlah sosok cuek seperti yang digambarkan beberapa temannya. Hotaro hanya belum bisa memutuskan dia ingin berada di area yang mana.

    Chitanda Eru, remaja putri cerdas yang cantik. Dia berasal dari keluarga kaya yang sudah mengurusi sawah dan ladang di kota mereka selama turun temurun. Kata favorit Chitanda adalah "aku penasaran" yang sering membuat Hotaro tidak bisa berkutik. Dialah sosok yang kepeduliannya paling terlihat diantara anggota Klub Sastra Klasik.

    Satoshi adalah teman Hotaro sejak di SMP. Berbeda dengan Hotaro yang sering terlihat kebosanan, Satoshi justru adalah kebalikannya. Dia banyak menghabiskan waktunya di sekolah dengan berbagai kegiatan klub. Hotaro menyebutnya sebagai orang dengan pengetahuan tidak penting.

    Ibara Mayaka juga merupakan teman Hotaro sejak di SMP. Ibara sering sekali memberikan komentar pedas pada Hotaro. Karena itulah, Hotaro menjulukinya sebagai gadis dengan lidah berbisa. Tapi aku cukup suka melihat bagaimana Ibara dibuat terkejut ketika menyaksikan Hotaro memecahkan berbagai misteri di sekitar mereka.

    Novel ini ditulis menggunakan sudut pandang orang pertama dimana Hotaro didaulat menjadi sang pencerita. Pemikiran Hotaro sangatlah sederhana yaitu hanya ingin menghemat tenaganya. Aku suka bagaimana semua kasus dipecahkan. Meski kelihatannya sepele, tapi kalau sudah dijabarkan oleh Hotaro, semuanya menjadi super banget.

    "Namun, jika aku bisa melakukan sesuatu tanpa peduli minat dan tawa, jika aku bisa melakukannya tanpa memikirkan waktu dan tenaga yang kukorbankan... itu pun menyenangkan, bukan? Bukankah hal seperti itu sangat berharga untuk dimiliki meskipun menghabiskan banyak energi yang tidak berguna?" (Hal. 199)

    Alur novel ini sangat pas. Tidak terlalu cepat tidak juga terlalu lambat. Aku rasa buat kamu yang baru belajar membaca novel bergenre misteri, kamu akan dengan gampang mencerna cerita di dalamnya. Nggak ada pemikiran rumit seperti dalam novel-novel Agatha Christie atau Sherlock Holmes. Semua sederhana seperti sang tokoh utama.

    Aku paling suka penggambaran setting saat Hotaro dan Satoshi bersepeda ke rumah Chitanda untuk memecahkan kasus Hyouka.

    Meski novel ini secara garis besar merupakan novel misteri, akan tetapi pada bagian dimana Hotaro berpikir tentang kehidupan di masa SMA membuatku merenung soal bagaimana aku akan menjalani hidupku saat ini. Hotaro yang mempunyai seorang kakak perempuan yang suka berpetualang, selalu diceramahi oleh sang kakak soal bagaimana dia akan melihat kehidupannya yang sekarang pada sepuluh tahun yang akan datang.

    Oh ya, Hyouka sudah dibuat animenya dan bisa kamu tonton di Channel YouTube Muse Indonesia.

    Sekian saja review dari aku. Semoga harimu menyenangkan.

    Terimakasih telah membaca Review Novel Hyouka, jangan lupa tinggalkan reaksi & komentar kalian di bawah ini. Jika kalian suka dengan artikel ini, support penulis dengan cara share artikel ini ke sosmed kalian 😊
    Meylani.Aryanti

    2 komentar:

    1. Pria hemat energy wkwkkw.. tidak seperti conan yang penggemar berat sherloc holmes dan pengejar misteri 😁

      BalasHapus
      Balasan
      1. Moto nya itu. Sesuatu bgt. 😂😂😂 Dan karena saking hemat energinya, dia sampe ngeri liat temen2nya yg ikut byk ekskul 😂😂

        Hapus

    Top Ad

    ad728

    Bottom Ad

    ad728
    Diberdayakan oleh Blogger.