Ad

ad728
  • News

    Review Novel Sometimes I Lie

    Hellow you guys! Apa kabar hari ini? Aku harap dalam keadaan yang sehat ya. Selama beberapa saat aku sempat tidak membaca novel. Bukan karena nggak ada novel buat dibaca. Aku justru punya banyak novel yang belum dibaca. Tapi hampir selama seminggu lebih, aku mengalami reading slump alias malas baca. But, it ends now!

    Novel yang membuatku berhasil keluar dari reading slump adalah novel karya Alice Feeney yang berjudul Sometimes I Lie. Novel bergenre thriller ini menyuguhkan sesuatu yang penuh dengan misteri tentang siapa penjahat yang sebenarnya. Nah, kali ini aku akan menuliskan review novel tersebut. Siapa tahu bisa menjadi pertimbangan sebelum membelinya. Yuk mari disimak!



    Judul: Sometimes I Lie
    Penulis: Alice Feeney
    Penerjemah: Ingrid Nimpoeno
    Penerbit: Noura Books
    Cetakan Ke: 1
    Tahun Terbit: 2019
    Tebal: 394 hlm
    ISBN: 978-602-385-623-7
    Harga: Rp. 89.000

    Amber Reynolds mengalami koma dan saat ini sedang dirawat di ruang intensif rumah sakit. Amber tidak dapat menggerakkan tubuhnya dan dia tidak dapat mengeluarkan suara apapun. Namun, indra pendengarannya masih dapat menjalankan fungsinya. Dia masih dapat mendengar setiap percakapan yang terjadi di dekatnya. Suami dan orang-orang lainnya mengatakan bahwa Amber mengalami kecelakaan dan saat kecelakaan terjadi, ada seseorang yang sedang bersamanya.

    Tapi siapa orang itu? Apakah suaminya yang Amber sadari sudah tidak mencintainya lagi? Atau pria itu yang datang dari masa lalunya? Amber sama sekali tidak bisa mengingatnya. Ingatan Amber seperti dicabut dari otaknya.

    Sometimes I Lie menyajikan cerita berbalut misteri yang membuatku penasaran dari awal membaca cerita ini bahkan hingga akhir. Amber merupakan karakter kuat yang cukup aku sukai. Dia memiliki masa lalu yang nggak menyenangkan. Saat sekolah dia mendapat banyak siksaan dari teman-teman sekelasnya. Selama berusaha mengingat apa yang terjadi pada malam kecelakaan itu, Amber juga menceritakan tentang apa saja yang terjadi padanya setelah masa sekolah yang penuh rasa sakit itu.

    "Orang mengira baik dan buruk itu berlawanan, tetapi mereka keliru, keduanya hanyalah gambaran cermin satu sama lain pada kaca pecah." (Hal. 382)

    Amber memiliki seorang adik yang sifatnya jauh berbeda dengannya. Claire, adiknya, adalah sosok yang bersinar dan selalu mendapatkan perhatian semua orang. Claire selalu bisa diandalkan oleh siapapun termasuk orang tua mereka. Ada rasa iri yang sangat jelas tiap kali Amber bercerita tentang adiknya ini. Bahkan Amber berpikir Claire memiliki hubungan spesial dengan suaminya.

    Novel ini menggunakan sudut pandang orang pertama tunggal. Ada sisipan sebuah buku harian diantara bab-bab dalam novel ini. Buku harian ini akan menjadi titik terang tentang apa yang sebenarnya terjadi pada Amber dan kenapa Amber seolah-olah sering berhalusinasi serta memiliki teman khayalan. Tapi aku sempat bingung sih sama buku harian ini yang membuatku mengira Amber memiliki kepribadian ganda.

    Novel dengan cover dominan gelap ini masih bisa kamu beli di toko Gramedia terdekat. Sekian saja dari aku kali ini. Semoga bermanfaat and have a nice day!

    Tidak ada komentar

    Top Ad

    ad728

    Bottom Ad

    ad728
    Diberdayakan oleh Blogger.