Ad

ad728
  • News

    Review Novel Scheduled Suicide Day

    Hellow you guys! Apa pendapat kamu soal bunuh diri? Aku tahu sebagian besar dari kalian pasti menganggap bunuh diri itu salah dari sudut pandang manapun. Tapi bagi orang yang sudah nggak ada pilihan, bunuh diri adalah jalan yang benar.

    Bunuh diri juga merupakan tema utama dari novel berjudul Scheduled Suicide Day karya penulis Jepang Akiyoshi Rikako. Tokoh utama dalam novel ini nggak punya pilihan lain selain melaksanakan perbuatan tersebut. Baiklah. Daripada penasaran, mari simak review lengkapnya.


    Judul: Scheduled Suicide Day
    Penulis: Akiyoshi Rikako
    Penerbit: Penerbit Haru
    Penerjemah: Andry Setiawan
    Cetakan ke: 2
    Tahun Terbit: 2017
    Tebal: 280 hlm
    ISBN: 978-602-6383-19-8


    Novel ini menceritakan tentang seorang gadis bernama Watanabe Ruri yang sudah nggak tahan lagi hidup bersama ibu tirinya. Dia akhirnya membuat keputusan untuk bunuh diri. Ruri yakin sekali bahwa ibu tirinya adalah dalang dibalik kematian ayahnya. Ruri kemudian pergi ke sebuah desa yang terkenal sebagai tempat bunuh diri. Disana dia bertemu dengan hantu seorang pemuda yang menghentikan niatnya. Hantu itu berjanji akan membantu Ruri menemukan bukti yang disembunyikan oleh ibu tirinya. Tapi Ruri harus berjanji satu hal dimana Ruri boleh bunuh diri dalam waktu seminggu bila bukti itu nggak ditemukan. Itulah jadwal bunuh diri Ruri. Satu minggu, terhitung dari hari itu.

    Watanabe Ruri merupakan sosok gadis yang lebih suka memendam apa yang dirasakannya. Dia sangat pendiam dan hampir nggak memiliki teman di sekolahnya. Di novel ini selain diasingkan oleh teman-teman sekelasnya, dia juga memiliki hubungan yang nggak baik dengan ibu tirinya. Reiko, sang ibu tiri, sibuk dengan urusannya sendiri. Ruri menjadi gadis yang penuh rasa curiga. Perasaan ini akhirnya membawa dia pada perasaan putus asa berkepanjangan yang membuatnya tertekan. 

    Di sisi lain, Hiroaki, si hantu ganteng memiliki sifat yang ceria. Jauh dari penggambaran hantu yang biasanya menyeramkan. Umurnya hampir sama dengan Ruri dan itu membuat mereka cocok satu sama lain. Hiroaki juga penuh dengan kebijaksanaan. Setiap kali bertemu dengan Ruri, cowok ini selalu mengingatkan Ruri bahwa bunuh diri itu salah. 

    "Sudah susah-susah kau tertolong. Coba dinginkan kepalamu. Bunuh diri itu bukan masalahmu sendiri. Bunuh diri itu akan membunuh hati orang-orang lain di sekelilingmu juga." (Hal. 85)

    Karena ditulis oleh Akiyoshi Rikako, novel ini bisa dikatakan sebagai sebuah karya yang luar biasa. Scheduled Suicide Day menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan alur dan deskripsi setiap karakter dan tempat yang sangat bagus. Novel ini sangat page turner dengan sisipan banyak sekali informasi tentang budaya Jepang di dalamnya. Kamu pasti nggak akan menyangka bahwa tata cara pembakaran mayat dalam budaya Jepang begitu mirip dengan tradisi ngaben di Bali. 

    Akiyoshi Rikako terkenal dengan plot twist dalam setiap karyanya. Plot twist inilah sesuatu yang selalu ditunggu-tunggu oleh pembaca setia karya-karyanya. Novel ini pun memiliki plot twist yang bakal membuat kamu tercengang. Silakan dibaca ya, biar nggak penasaran. Pesan dalam novel ini sudah jelas sejak awal yaitu bunuh diri bukan jalan untuk mengakhiri penderitaan hidup kita. Okay, sekian dulu dari aku. Have a nice day!

    Tidak ada komentar

    Top Ad

    ad728

    Bottom Ad

    ad728
    Diberdayakan oleh Blogger.