Ad

ad728
  • News

    Review Novel Hujan Karya Tere Liye

    Hellow you guys! Apa kabar hari ini? Anyway, kalau kamu penggemar quote di sosmed, aku yakin nama Tere Liye sudah nggak asing buat kamu. Yeps. Tere Liye adalah salah satu penulis Indonesia yang sudah menulis banyak sekali novel. Kutipan dari novel-novel karyanya paling sering di posting di sosmed. 

    Kali ini aku akan membuat review salah satu novel karya Tere Liye yang berjudul Hujan. Novel ini merupakan novel pertama Tere Liye yang aku baca dan karena novel ini, Tere Liye langsung aku nobatkan sebagai penulis nasional favoritku. Daripada berlama-lama, mari kita mulai dari identitas novel ini dulu.


    Judul: Hujan
    Penulis: Tere Liye
    Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
    Cetakan ke: 32
    Terbit: April 2019
    Tebal: 320 hlm
    ISBN: 9786020324784


    Novel ini menceritakan tentang Lail yang selamat dari bencana ledakan gunung purba yang mahadahsyat. Bencana ini juga yang mempertemukannya dengan Esok alias Soke Bahtera. Lail yang nggak banyak bicara diam-diam jatuh cinta pada Esok yang jenius. Akan tetapi,  kejeniusan itu pula yang membuat Lail nggak bisa terus bersama Esok. Sampai akhirnya Claudia muncul diantara mereka. 

    Aku suka sekali kepada kedua tokoh sentral dalam novel ini. Lail itu tipikal cewek pendiam yang lebih banyak beraksi untuk mencapai cita-citanya sebagai perawat. Sementara Esok adalah kebalikannya dimana cowok ini banyak bicara, banyak bertanya dan juga banyak bereksperimen. Yang membuat Esok menarik dimataku adalah kadar keromantisan cowok itu yang luar biasa tinggi. Setiap ada kesempatan bertemu dengan Lail, Esok selalu mengajak cewek itu jalan-jalan dengan sepeda merah kenangan mereka saat bencana alam memporak-porandakan bumi.

    Novel ini bersetting tahun 2050 dimana peradaban manusia sudah sangat maju. Ada berbagai macam teknologi canggih yang siap membuat kamu terkagum. Salah satunya adalah teknologi yang memungkinkan manusia menghapus ingatan menyakitkan. Dan ya, Lail ingin menghapus semua ingatan yang menyakitkan dalam hidupnya. Apakah itu termasuk Esok? Baca saja ya.

    "Jangan pernah jatuh cinta saat hujan, Lail. Karena ketika besok lusa kamu patah hati, setiap kali hujan turun, kamu akan terkenang kejadian menyakitkan itu." (Hal. 200)

    Alur dalam novel ini menurutku pas. Nggak terlalu cepat nggak juga terlalu lambat. Novel yang terbit pertama kali tahun 2016 ini sangat futuristik. Akan tetapi karena ditulis oleh Tere Liye, kamu nggak akan kesulitan memahami penjelasan soal kemajuan teknologi yang terdapat di dalamnya. Pilihan kata dari Tere Liye akan membuat kamu nyaman saat membaca.

    Hujan adalah salah satu novel yang berhasil mengobrak-abrik perasaanku saat membacanya. Unsur romansa di dalam novel ini membuatku sampai menangis. Bagaimana nggak, aku merasa tersiksa banget melihat Lail harus menahan perasaannya pada Esok. Tapi nggak hanya itu, ada juga adegan yang akan membuat kamu begitu bersemangat menjalani hari-hari dalam meraih mimpi seperti Lail.

    Sekian dulu review kali ini. Sampai jumpa di review selanjutnya. Have a nice day!

    Tidak ada komentar

    Top Ad

    ad728

    Bottom Ad

    ad728
    Diberdayakan oleh Blogger.