Ad

ad728
  • News

    Wabah Menari Strasbourg

    Wabah Menari Strasbourg ditulis oleh: Meylani.Aryanti. Estimasi waktu baca artikel ini adalah: Berdasarkan kecepatan baca rata-rata 265 kata/menit. Selamat Membaca..

    Wabah Menari Strasbourg - Menari adalah sebuah aktivitas yang menyenangkan. Beberapa penelitian bahkan mengklaim bahwa kegiatan ini dapat menurunkan stress, menyehatkan jantung, menurunkan berat badan, serta masih banyak lagi manfaat lainnya. 


    source: wikipedia


    Akan tetapi, apa yang terjadi di kota Strasbourg pada bulan Juli tahun 1518 sungguh membuat ngeri. Pada saat itu di Strasbourg (yang saat itu merupakan bagian Kekaisaran Romawi Suci, dan sekarang bagian dari Perancis) tiba-tiba saja seorang wanita bernama Nyonya Troffea menari tanpa henti selama tiga hari. Dia menari hingga menyebabkan kakinya berdarah dan pada hari ketiga, akhirnya wanita itu dibawa ke sebuah tempat suci di Pegunungan Vosges. Penduduk setempat mengira Nyonya Troffea mengalami kerasukan setan.


    Tidak berhenti sampai disana, kegilaan ini dengan cepat diikuti oleh puluhan orang lainnya yang turun ke jalan dan mulai menari tanpa henti hingga kelelahan dan bahkan meninggal dunia. Dalam sebulan, sekitar 400 orang mulai tertular wabah misterius ini. Menurut dokumen sejarah dari Strasbourg, ketika wabah memburuk para bangsawan atas saran dari dokter setempat mengumumkan bahwa wabah tersebut adalah penyakit alami yang disebabkan oleh "darah panas". Namun demikian, pengumuman ini tidak disertai dengan pengobatan sesuai penyakit yang ditemukan. Pihak berwenang malah membangun panggung dari kayu untuk memberikan kesempatan lebih lama bagi para warga yang terkena wabah ini untuk menari. 


    Ratusan tahun kemudian, berbagai teori modern mulai bermunculan tentang apa penyebab wabah ini. John Waller, ahli sejarah kedokteran dari Michigan State University, mengungkapkan bahwa kemungkinan besar wabah ini disebabkan oleh keracunan makanan dari produk jamur api yang disebut ergot. Jamur ini dapat menyebabkan seseorang yang mengonsumsinya mengalami delusi, kejang-kejang, serta guncangan hebat. 


    Namun teori lain juga disebutkan dimana penyebab wabah menari sampai mati ini adalah akibat dari respon terhadap kesengsaraan, sugesti, dan kepercayaan terhadap hal-hal mistis. Di Eropa pada saat itu memang sedang terjadi masalah sosial ekonomi yang parah. Gagal panen yang disertai dengan kelaparan terjadi dimana-mana. Wabah Menari Strasbourg baru berhenti pada bulan September di tahun yang sama.

    Terimakasih telah membaca Wabah Menari Strasbourg, jangan lupa tinggalkan reaksi & komentar kalian di bawah ini. Jika kalian suka dengan artikel ini, support penulis dengan cara share artikel ini ke sosmed kalian 😊
    Meylani.Aryanti

    Tidak ada komentar

    Top Ad

    ad728

    Bottom Ad

    ad728
    Diberdayakan oleh Blogger.