Ad

ad728
  • News

    Review Novel My Not So Perfect Life

    Hellow you guys! Apa kamu pernah mendengar kalimat yang mengatakan "rumput tetangga selalu lebih hijau"? Aku yakin kalimat itu sangat familiar buat kamu. Aku pun dalam percakapan sehari-hari dengan banyak orang sering menyelipkan kalimat itu untuk mengomentari hal-hal tertentu.

    Kali ini aku akan membahas novel yang kalimat pembuka pada sampul belakangnya adalah "rumput tetangga selalu lebih hijau... bila diberi filter yang tepat." Tertarik? Yeps. Daripada berlama-lama, mari simak saja review lengkapnya.



    Judul: My Not So Perfect Life
    Penulis: Sophie Kinsella
    Penerjemah: Siska Yuanita
    Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
    Tebal: 424 hal
    Cetakan Ke: 2
    Tahun Terbit: November 2018
    ISBN: 9786020386935
    Harga: Rp. 93.000


    My Not So Perfect Life menceritakan tentang hidup seorang Katie Brenner yang tampak sempurna: dia punya flat di London, pekerjaan glamor, dan Instagram feed yang cool. Tapi kenyataannya, dia menyewa kamar sempit dan bahkan tak punya lemari pakaian, dia melaju jauh-jauh demi pekerjaan admin rendahan, dan Instagram feed-nya yang keren sesungguhnya bukan miliknya. Segalanya runtuh saat bosnya yang super keren, Demeter, memecatnya. Katie terpaksa kembali ke kampung halamannya untuk membantu ayahnya membangun bisnis glamping. Lalu Demeter dan keluarganya datang berlibur dan Katie melihat kesempatan: akankah dia membalas dendam atau berusaha mendapatkan pekerjaannya kembali?

    Sophie Kinsella selalu berhasil menciptakan karakter yang utuh, unik dan menyenangkan untuk dibaca. Katie Brenner adalah salah satunya. Katie sangat mencerminkan apa yang sering dilakukan generasi masa kini: memamerkan kehidupan yang kelihatannya sangat sempurna. Katie bahkan nggak merasa malu sudah melakukan kebohongan. Tapi aku rasa banyak diantara kita yang seperti Katie. Hal yang sama juga berlaku untuk Demeter. Hanya saja, Demeter memang kaya raya dan berlimpah dalam hal materi. Tapi dia miskin kasih sayang dari suami dan anak-anaknya. Demeter selalu sibuk dengan urusan kantornya. Tipikal sebagian besar wanita masa kini. Intinya, apa yang dipamerkan kedua tokoh sentral itu di Instagram merupakan kebohongan belaka. Dan ketika semua itu terbongkar, kerepotan mereka menjadi sangat menarik untuk diikuti.

    Novel ini termasuk cukup tebal dengan alur maju yang diceritakan sangat pas oleh Sophie Kinsella. Membaca novel ini nggak akan membuat kamu bosan dengan tebalnya halaman itu. Ada humor-humor yang sangat akan menyindir kehidupan sosial masyarakat masa kini yang lebih mengutamakan tampilan bagus di sosial media ketimbang apa yang terjadi sebenarnya di kehidupan nyata. Humor semacam ini memang ciri khas Sophie Kinsella bahkan di hampir semua novel yang ditulisnya.

    Pesan dalam novel ini sudah sangat kentara bahkan ketika membaca sinopsis di sampul belakangnya yaitu menjalani kehidupan yang apa adanya jauh lebih menyenangkan. My Not So Perfect Life masih bisa kamu dapatkan di toko Gramedia terdekat. Tapi karena sekarang masih ada pemberlakuan pembatasan aktivitas, kamu bisa mengunjungi situs belanja online langganan kamu. Atau buat kamu pecinta e-book, novel ini juga tersedia di Gramedia Digital. Happy reading and have a nice day! 

    2 komentar:

    1. Tidak ada kehidupan yang sempurna. Semua akan menjadi indah jika kita bersyukur dan menikmatnya. Terimakasih atas review-nya. Masuk booklist yang harus dibaca nih :)

      BalasHapus
      Balasan
      1. Bener banget Kak. Menjalani hidup penuh syukur memang pilihan paling bagus. Novel ini udah lama masuk daftar wish list aku. Pas udah bisa baca apalagi bisa nulis review nya, rasanya seneng bgt. Tp hampir semua novel Sophie Kinsella yg aku baca ninggalin kesan mendalam sih 😁😁 btw, makasih banyak udah mampir ya Kak ❤️

        Hapus

    Top Ad

    ad728

    Bottom Ad

    ad728
    Diberdayakan oleh Blogger.