Ad

ad728
  • News

    Review Novel Misteri Bilik Korek Api

    Hellow you guys! Apa kamu percaya pada hantu? Apa kamu pernah melihat hantu? Aku sendiri nggak tahu harus ngomong apa ketika ditanya dua pertanyaan kayak begitu. Soalnya aku belum pernah melihat hantu dan kadang aku berpikir kalau apa yang disebut orang sebagai hantu itu hanyalah ilusi optik belaka.

    Novel yang akan aku bahas kali ini mengangkat tema hantu (horor) dimana sang hantu berdiam di sebuah panti asuhan. Novel karya Ruwi Meita ini berjudul Misteri Bilik Korek Api. Ada banyak hal menarik yang membuatku sangat jatuh cinta pada novel ini. Yuk mari disimak!


    Judul: Misteri Bilik Korek Api
    Penulis: Ruwi Meita
    Penerbit: Penerbit Grasindo
    Cetakan ke: 1
    Tahun Terbit: 2017
    Tebal: 238 hlm
    ISBN: 978-602-452-350-3


    Misteri Bilik Korek Api bercerita tentang seorang gadis SMA yang bernama Sunday. Sejak bayi dia tinggal di panti asuhan sehingga dia sama sekali buta dengan Ambon, daerah asalnya. Sampai Emola datang, lalu mengingatkan Sunday dengan asal-usulnya yang samar. Suatu hari mereka menemukan bilik penuh tempelan korek api saat pindah di panti asuhan yang baru. Sejak saat itu, kecelakaan demi kecelakaan menimpa teman-teman sekamar Sunday. Sunday mencurigai Emola berkaitan dengan semua kesialan yang terjadi. Bagaimana tidak? Emola memiliki kepribadian yang misterius, minim bicara, dan hanya mendendangkan lagu daerah asalnya sambil menggenggam bandul kalung yang dibungkus kain putih.

    Sunday merupakan sosok kakak yang baik bagi anak-anak di Panti Asuhan Santa Maria. Dia sosok gadis yang penuh semangat, cerdas, penuh kasih sayang dan suka menolong. Rasa ingin tahunya juga sangat besar. Tapi satu kekurangan Sunday yaitu dia selalu enggan untuk meminta tolong kepada orang lain bila menghadapi masalah. Sunday lebih suka memendam masalahnya sendiri. Aku nggak tahu ya, tapi sudah beberapa kali aku membahas tokoh dimana sang tokoh memiliki karakter suka memendam masalah. Apa kamu juga begitu?

    "Saat permintaanmu tidak dikabulkan Tuhan, bukan berarti Dia tidak mendengarmu. Aku yakin ada hal yang lebih baik yang sedang dipersiapkan-Nya untukmu. Sesuatu yang bahkan lebih indah daripada yang kamu inginkan." (Hal. 140)

    Sedangkan Emola, aku harus bilang apa ya. Dia misterius. Kalau dilihat secara fisik, mungkin orang-orang akan menganggapnya memiliki kelainan mental. Tapi kalau tahu apa saja yang menjadi pikiran-pikirannya, maka akan kelihatan jika Emola itu spesial. Ya, dia anak indigo dan mampu melihat makhluk yang orang biasa nggak bisa lihat. Yang agak nggak mengenakkan dari Emola adalah cara dia menyebut teman-temannya menggunakan nama binatang.

    Novel ini kental budaya Ambon dan bahkan lewat Emola, kita akan belajar banyak tentang bahasa Ambon dan praktik perdukunan di Ambon. Meski begitu, untuk yang sama sekali buta dengan bahasa daerah itu, novel ini sudah lengkap dengan terjemahannya. 

    Misteri Bilik Korek Api menggunakan sudut pandang orang pertama tunggal dimana Sunday dan Emola bercerita secara bergantian di setiap babnya. Jadi bisa dibayangkan bagaimana rumit dan misteriusnya Emola dihadapan teman-temannya. Bahkan kadang aku berpikir Emola sendiri nggak mengerti kenapa dia bisa begitu.

    Penggambaran sosok hantu yang menghuni bilik korek api di gedung panti asuhan yang baru juga cukup menyeramkan. Yang aku bayangkan saat membaca deskripsi sosok hantu itu adalah hantu di film The Ring dengan rambut panjang dan jubah putihnya. Apalagi ada adegan di dalam sumur seperti di film tersebut. Jadi tambah mirip menurut aku.

    Novel ini meski sudah terbit sejak 3 tahun yang lalu, namun masih bisa kamu dapatkan di toko Gramedia terdekat. Atau karena sekarang sedang ada pembatasan sosial, novel ini bisa kamu dapatkan di Shopee di akun dojobuku. Oke sudah. Sekian dulu review beta kali ini. Have a nice day!

    Tidak ada komentar

    Top Ad

    ad728

    Bottom Ad

    ad728
    Diberdayakan oleh Blogger.